Pakaian Adat Etnis Saluan di Kab. Luwuk

Senin, 14 Mei 2012



  1. Pakaian Adat Perempuan
    • Blus atau pakaian wanita yang disebut dalarn bahasa Saluan adalah Pakean Nu’boune.
    • Rok panjang yang disebut dalam bahasa Saluan adalah Rok Mahantan
    • Perhiasan berbentuk bintang
Assesoris yang digunakan:
- Gelang atau Potto
- Kalung atau Kalong
- Sunting, anting atau Sunting, Jaling
- Selempang atau Salandoeng
Pakaian Adat Laki-laki
  • Kemeja pria yang disebut dalam bahasa Saluan adalah Pakean Nu’moane
  • Celana panjang yang disebut dalam bahasa Saluan adalah Koja
  • Penutup kepala/topi (Sungkup Nu’ubak)
  • Sarung pelengkap celana panjang (Lipa).
Sumber: Perpustakaan Taman Budaya Sulawesi Tengah
Jl. Abd. Raqie Glr. Dato Karama No1 Palu. Telp. (0451) 423092 

Pakaian Adat Etnis Toli-toli di Kab. Toli-Toli


Pakaian Adat Perempuan
  • Blus lengan pendek atau Badu yang pada bagian lengan terdapat lipatan-lipatan kecil, dihiasi manik-manik dan pita emas
  • Celana panjang atau Puyuka panjang dihiasi pita emas dan manik-manik
  • Sarung sebatas lutut atau Lipa
  • Selendang atau Silempang
  • Ban pinggang berwarna kuning
Assesoris yang digunakan:
  • Anting-anting panjang
  • Gelang panjang
  • Kalung panjang warna kuning
  • Kembang goyang
Pakaian Adat Laki-laki
  • Blus lengan panjang, leher tegak, dihiasi dengan pita emas dan manik-manik wama kuning
  • Celana panjang atau Puyuka panjang
  • Sarung sebatas lutut
  • Tutup kepala atau Songgo
Sumber: Perpustakaan Taman Budaya Sulawesi Tengah
Jl. Abd. Raqie Glr. Dato Karama No1 Palu. Telp. (0451) 423092

Pakaian Adat Etnis Mori di Kab. Morowali


  1. Pakaian Adat Perempuan
    Blus lengan panjang atau bahasa Mori disebut dengan Lambu, berwarna merah dengan hiasan dan motif rantai berwama kuning. Rok panjang berwama merah atau hawu juga bermotif rantai berwama kuning. Pada bagian kepala, menggunakan mahkota atau pasapu.
Assesoris yang digunakan:
- Konde atau Pewutu Busoki
- Tusuk Konde atau Lansonggilo
- Anting-anting atau Tole-tole
- Kalung atau Enu-enu
- Gelang Tangan atau Mala
- Ban Pinggang atau Pebo’o
- Cincin atau Sinsi
  1. Pakaian Adat Laki-laki
    Kemeja lengan panjang atau bahasa Mori dengan sebutan Lambu, berwama merah dengan hiasan motif rantai berwama kuning. Celana panjang berwama merah atau Saluara. Pada bagian kepala menggunakan destar atau Bate. Perlengkapan pakaian pria berupa ban pinggang atau sulepe.
Sumber: Perpustakaan Taman Budaya Sulawesi Tengah
Jl. Abd. Raqie Glr. Dato Karama No1 Palu. Telp. (0451) 423092

Pakaian Adat Etnis Kaili Kota Palu



  1. Pakaian Adat Perempuan
    1. Baju Nggembe
      Baju Nggembe adalah busana yang dipakai oleh remaja putri untuk Upacara Adat atau pesta. Baju Nggembe berbentuk segi empat, berkerah bulat berlengan selebar kain, panjang blus sampai pinggang dan berbentuk longgar. Baju Nggembe ini dilengkapi dengan penutup dada atau sampo dada dan memakai payet sebagai pemanis busana. Bagian bawah Baju Nggembe adalah sarung tenun Donggala yang berbenang emas atau dalam bahasa Kaili disebut dengan Buya Sabe Kumbaja.
    2. Cara Pemakaian Sarung. Mulanya hanya di kepit di pinggang dan ujung sarung terjuntai di pangkal tangan Ni Sakiki. Dalam perkembangannya pemakaian sarung Donggala dirubah dengan mengikat sarung dan kemudian disamping kiri atau kanan dilipat untuk memperindah serta memberi kebebasan bergerak bagi si pemakai.
    3. Assesoris
      - Anting-anting panjang atau Dali Taroe
      - Kalung beruntai atau Gemo
      - Gelang panjang atau Ponto Ndate
      - Pending atau Pende
  2. Pakaian Adat Laki-laki
Baju Koje / Puruka Pajana
Pakaian ini terdiri dari 2 bagian yaitu Baju Koje dan Puruka Pajama. Baju Koje atau baju ceki adalah kemeja yang bagian keragnya tegak dan pas dileher, berlengan panjang, panjang kemeja sampai ke pinggul dan dipakai di atas celana.
Puruka Pajana atau celana sebatas lutut, modelnya ketat, namun killnya harus lebar agar mudah untuk duduk dan berjalan. Pakaian ini dilengkapi dengan sarung dipinggang, keris, serta sebagian kepala menggunakan destar atau siga.
Sumber: Perpustakaan Taman Budaya Sulawesi Tengah
Jl. Abd. Raqie Glr. Dato Karama No1 Palu. Telp. (0451) 423092

Kesenian di Sulawesi Tengah

Apa tanggapan anda apa bila ada orang yang bertanya ; Kesenian itu penting buat kehidupan manusia ??
Postkan Komentar Anda Tentang Kesenian Ini !!!

Berbagai macam kesenian yang sampai sekarang masih digemari masyarakat, dan diselenggarakan pada waktu-waktu tertentu misalnya:

Modero; merupakan tarian yang dibawakan oleh golongan tua dan muda pada waktu pesta panen (vunja). Tarian ini ditarikan di tengah sawah, biasanya sampai pagi hari. Tujuan dari tarian ini merupakan ungkapan rasa terima kasih atas keberhasilan panen, sekaligus merupakan hiburan bagi para petani setelah bekerja keras.

Vaino, merupakan pembacaan syair-syair yang dibawakan secara bersahut-sahutan. Biasanya dilakukan pada waktu pesta kedukaan, yaitu di antara malam-malam dari hari ke- 3 sampai hari ke- 40 setelah kematian.

Dadendate, dapat dikategorikan sebagai seni suara, berupa nyanyian yang dilagukan semalam suntuk oleh seorang pria dan seorang wanita secara bergantian dengan iringan alat musik gambus. Syair yang dinyanyikan berisikan sindiran yang sifatnya membangun. Kesenian ini pada umunmya digemari oleh semua lapisan umur dalam masyarakat.

Kakula, yaitu sejenis kesenian yang menggunakan seperangkat alat musik, terdiri dari 15 buah kakula, 2 buah tambur, dan sebuah gong.

Lumense dan Peule Cinde, adalah jenis tarian untuk menyambut tamu-tamu terhormat, yang diakhiri dengan menaburkan bunga kepada para tamu tersebut.
Mamosa, merupakan tarian perang yang dibawakan oleh seorang penari pria dengan membawa parang dan perisai kayu, yang ditarikan dengan gerakan melompat-lompat seperti menangkis serangan. Tarian ini diiringi alat musik gendang dan gong.

Morego; sejenis tarian untuk menyambut kepulangan para pahlawan dari medan pertempuran dengan membawa kemenangan. Sebelum tarian ini ditarikan, harus memenuhi persyaratan-persyaratan tertentu seperti meminta restu kepada pemangku adat, kemudian mencari wanita pasangan menari yang belum menikah.

Pajoge, merupakan tarian yang berasal dari lingkungan istana, dan biasanya ditarikan pada waktu ada pesta pelantikan raja. Tarian ini merupakan hasil pengaruh unsur kesenian dari kebudayaan yang berkembang di Sulawesi Selatan. Para penarinya terdiri dari tujuh penari wanita dan seorang penari pria.

Balia, merupakan sejenis tarian yang berkaitan dengan kepercayaan animisme, yaitu pemujaan terhadap benda-benda keramat, khususnya yang berhubungan dengan pengobatan tradisional terhadap seseorang yang terkena pengaruh roh jahat.


Sumber: Perpustakaan Daerah Propinsi
Jl. Banteng No. 6 Palu Telp. (0451) 482490

Alat Musik Tradisional Propensi Sulawesi Selatan

Sabtu, 12 Mei 2012

Peralatan instrumen musik tradisional Sulawesi Selatan bermacam-macam jenis dan fungsinya sehingga dapat diklasifikasikan menjadi 4 (empat) jenis alat instrumen musik tradisional, meliputi:



1. Jenis alat instrumen yang sumber bunyinya berasal dari kulit yang dibentangkan (membranofon) seperti  gendang, rebana dan sejenisnya. 
2. Jenis alat instrumen yang sumber bunyinya berasal dari udara (aerofon) seperti: suling, serunai, dan  sejenisnya. 
3. Jenis alat instrumen yang sumber bunyinya berasal dari alat itu sendiri (idiofon) seperti: gong, kennong,  dan kentongan. 
4. Jenis alat instrumen yang sumber bunyinya berasal dari dawai atau senar yang di bentangkan (kordofon) seperti: kecapi, rebab, dan gambus.


Jenis alat musik tersebut  tersebar pada 23 kabupaten dan kota di Sulawesi Selatan, sebagai berikut:

  1. Kabupaten Gowa: gendang, puik-puik, gong, katto-katto, lesung (assung), rebab (keso-keso), kennong (kannong-kannong), gambus, kecapi, rebana, kancing, bulo sia-sia, dan berang-berang.
  2. Kabupaten Takalar: gendang, puik-puik, gong, katto-katto, lesung (assung), gambus, kecapi, rebana, mandaliung (mandolin), biola, suling toraya, genggong, keso-keso.
  3. Kabupaten Jeneponto: gendang, lesung (paddekko), gambus, rebana, mandolin (mandaliong).
  4. Kabupaten Bantaeng: gendang, lesung (paddekko), gambus, rebana, kalung-kalung tedong.
  5. Kabupaten Bulukkumba: gendang (ganrang poce dan ganrang tumpeng), basing, rebana, biola.
  6. Kabupaten Sinjai: suling, gendang, lesung, pauni, barrasa, ana’ backing, genggong, gamaru, jong.
  7. Kabupaten Barru: genrang riwakkang(gendang dipangku), mandaliung, gendang pencak, basing pasing, gambus, suling lontarak.
  8. Kabupaten Bone: genrang bajo, genrang sanro, genrang sinta, genrang bali, suling, katiting, genggong, genrang pangampi, mandaliung, gambus.
  9. Kabupaten pangkep: mandaliung, gendong-gendong, kecapi, gambus, genrang bulo, genrang ada’, genrang pamanca, lesung, biola.
  10. Kabupaten wajo: gandong-gandong, lea-lea, kancing-kancing, gong, genrang ba’wali, suling lampe, pitu-pitu, pani-pani, biola, katto-katto, palungeng(lesung), genrang tellu, genrang pamanca, paleppa, kecapi.
  11. Kabupaten soppeng: panoni, suling baliu, gambus, kecapi.
  12. Kabupaten Luwu Timur: bombonga (gong), singgala (gendang), ngge-ngge.
  13. Kabupaten Sidenreng Rappang: kecapi, suling bulatta, gendang, gong, gesong-kesong.
  14. Kotamadya Pare-Pare: kecapi, gendang bugis, marawis.
  15. Kabupaten Pinrang: genrang pamanca, kecapi.
  16. Kabupaten Selayar: gendang, billi-billi (serunai bamboo), gong, batti-batti, rabana.
  17. Kabupaten Maros: gendang, gong, ana’baccing, parappasa’(lea-lea), kannong-kannong(tawa-tawa).
  18. Kota Makassar: tanjidor, rebana, gendang, puik-puik, gong.
  19. Kabupaten Enrekang: musik bambu (pompang), baruttung.
  20. Kabupaten Toraja: gendang toraja, suling lembang.
  21. Kotamadya Palopo, kabupaten Luwu, dan kabupaten Luwu Utara: gendang, genrang ada, genrang biasa, suling. 
Sumber By: Oldies Bugis-Makassar

Karakteristik Seni Rupa dan Cabang-cabangnya

Senin, 06 Februari 2012

Seni Rupa adalah sebuah konsep atau nama untuk salah satu cabang seni yang bentuknyaterdiri atas unsur-unsur rupa yaitu: garis, bidang, bentuk, tekstur, ruang dan warna.Unsur-unsur rupa tersebut tersusun menjadi satu dalam sebuah pola tertentu. Bentuk karya seni rupa merupakan keseluruhan unsur-unsur rupa yang tersusun dalam sebuahstruktur atau komposisi yang bermakna. Unsur-unsur rupa tersebut bukan sekedar kumpulan atau akumulasi bagian-bagian yang tidak bermakna, akan tetapi dibuat sesuaidengan prinsip tertentu. Makna bentuk karya seni rupa tidak ditentukan oleh banyak atausedikitnya unsur-unsur yang membentuknya, tetapi dari sifat struktur itu sendiri. Dengankata lain kualitas keseluruhan sebuah karya seni lebih penting dari jumlah bagian- bagiannya.Karya seni rupa dapat dibagi menjadi dua yaitu: karya seni rupa dua dimensi dan karyaseni rupa tiga dimensi. Karya seni rupa dua dimensi adalah karya seni rupa yang hanyamemiliki dimensi panjang dan lebar atau karya yang hanya dapat dilihat dari satu arah pandang saja. Contohnya, seni lukis, seni grafis, seni ilustrasi, relief dan sebagainya.Karya seni rupa tiga dimensi adalah karya seni rupa yang memiliki dimensi panjang,lebar dan tinggi, atau karya yang memiliki volume dan menempati ruang. Contoh : seni patung, seni kriya, seni keramik, seni arsitektur dan berbagai desain produk.Seni Rupa jika dilihat dari segi fungsinya dapat dikelompokkan menjadi dua, yaitu senimurni (fine art) dan seni pakai / terapan (applied art). Seni murni adalah karya seni rupayang dibuat semata-mata untuk memenuhi kebutuhan artistik. Orang mencipta karya senimurni umumnya berfungsi sebagai sarana untuk mengekspresikan cita rasa estetik.Kebebasan berekspresi dalam seni murni sangat diutamakan. Yang tergolong dalam senimurni yaitu: seni lukis, seni patung, seni grafis dan sebagian seni kerajinan.Seni Terapan atau seni pakai (applied art) adalah karya seni rupa yang dibuat untuk memenuhi kebutuhan praktis. Contoh seni terapan yaitu:arsitektur, poster, keramik, baju,sepatu, dan lain-lain. Dalam pembuatan seni pakai biasanya faktor kegunaan lebihdiutamakan daripada faktor keindahan atau artistiknya. Membuat karya seni terapantampak lebih sulit dibandingkan karya seni murni. Hal itu mungkin karena membuatkarya seni murni terasa lebih bebas dibanding membuat karya seni terapan karena tidak memperhitungkan fungsi. Akan tetapi sering pula terjadi sebaliknya, melukis bisa lebihsulit daripada membuat rumah tinggal
sumber : Artikel Seni Rupa

Free Download AVG Antivirus 2012

Senin, 14 November 2011

AVG Antivirus merupakan salah satu penyedia antivirus yang cukup populer, terutama karena menyediakan antivirus versi gratis dan merupakan salah satu antivirus yang paling banyak di download (di cnet.com), AVG Antivirus Free 2012. Di versi baru ini AVG meyertakan berbagai perbaikan serta peningkatan performa dibanding versi sebelumnya.

Selain merilis AVG Free 2012, versi berbayar antivirus ini juga sudah masuk versi 2012 ( AVG Antivirus dan Internet Security). Apa yang baru di versi 2012 ini ?


AVG menyatakan bahwa versi baru ini, ukuran database virus telah diperkecil sebesar 40% dari sebelumnya, sehingga mengurangi penggunaan space hardisk. Selain itu, ketika berjalan, process (semacam aplikasi di background) yang berjalan telah dikurangi yang semula sebanyak 16 processes kini menjadi 11, sehingga AVG menyatakan bahwa penggunaan memory (RAM) berkurang sekitar 20% dari versi sebelumnya, termasuk berpengaruh ke proses booting komputer yang lebih cepat.

Selain peningkatan performa, versi baru antivirus ini hadir dengan antarmuka yang lebih segar, meskipun penempatan menu masih relatif sama. AVG 2012 Free juga menyertakan beberapa tools atau fitur selain antivirus, diantaranya :
  • PC Analyze, komponen untuk melakukan scan dari registry error, file-file tidak terpakai, shortcut yang rusak juga framgentasi.
  • AVG Advisor, Monitoring tool untuk menginformasikan pengguna ketika web browser menggunakan terlalu banyak memory (RAM), yang selanjutnya menawarkan untuk me-restart-nya
  • AVG Linkscanner, merupakan tools tambahan untuk web browser yang akan memeriksa link yang dikunjungi aman atau tidak
  • AVG Accelerator, untuk mempercepat streaming video di youtube dan ketika download dari situs download.com
  • Beberapa tools lain seperti Email protection, Anti-Rootkit, Identity Protection, Family Safety dan LiveKive
Yang perlu dicatat bahwa ukuran installer versi ini lumayan cukup besar yaitu sekitar 150 MB ( untuk versi 32 bita dan untuk versi 64 bit malah 170 MB). Hal ini sepertinya karena banyaknya tool yang ditambahkan didalamnya. AVG 2012 Free Edition dapat dijalankan di sistem operasi Windows XP (minimal Service Pack 2), Windows XP 64 bit, Windows Vista dan WIndows 7 (baik 32 bit maupun 64 bit)

Free download AVG 2012                     Download

Sumber : ebsoft.web.id

Sejarah Seni

Sabtu, 12 November 2011

Kesenian adalah salah satu unsur kebudayaan yang keberadaannya sangat diperlukan manusia dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Oleh karena itu kesenian mempunyai bidang-bidang cakupan yang cukup luas dan beragam.
Sementara itu menurut Richard L. Anderson seni mempunyai sifat umum yang dapat dijumpai dimanapun.
Sifat-sifat tersebut adalah:
1. mempunyai arti yang bermakna budaya, seperti menjadi sarana hubungan dengan kekuatan adikodrati, menjadi sarana komunikasi dan pendidikan,
2. memperlihatkan gaya, yaitu gaya yang dipandang sebagai tradisi milik bersama dalam suatu kebudayaan dan sebagai tanda agar seni dapat menyampaikan arti,
3. memerlukan kemahiran khusus untuk menghasilkan suatu karya seni sehingga seseorang seniman dapat dibedakan dari orang dewasa.
Sifat-sifat seperti tersebut kiranya juga dimiliki oleh kesenian yang hidup dan berkembang pada masa Jawa kuno.
Seni Pertunjukan adalah segala ungkapan seni yang substansi dasarnya adalah yang dipergelarkan langsung di hadapan penonton. Seni pertunjukan dapat dipilah menjadi tiga kategori yakni:
1. Musik (vokal, instrumental, gabungan)
2. Tari (representasional dan non-representasional)
3. Teater (dengan orang atau boneka/wayang sebagai dramatis personae).
Jagad seni adalah jagad refleksi kemanusiaan, sebuah dialektika tiada henti yang hanya akan berakhir pada saat sirnanya manusia dari atas bumi.
Tentang mampu tidaknya pengarang menyelesaikan masalah yang hendak dipecahkannya itu, sudah tentu, bukan sesuatu yang ditentukan olehnya. Tetapi hal-ihwal yang menarik perhatiannya itu mempunyai hak sepenuhnya akan perhatian semua siswa mengenai masalah-masalah estetika, artinya, perhatian semua pihak yang menaruh minat pada seni, persajakan dan kesusasteraan. Semua mengakui tingginya arti-penting sejarah seni, terutama sejarah persajakan; karena demikian halnya, maka pertanyaan-pertanyaan: apakah seni itu? apakah persajakan itu? tidak bisa tidak mempunyai arti yang penting sekali.
Agak sulit rasanya untuk membicarakan perkembangan seni pertunjukan di Indonesia secara keseluruhan, sebab masing-masing kategori (musik, tari dan teater) memiliki karakter dan kekhasan tersendiri dan sangat kompleks.

Seni Sastra

Sastra tulis adalah produk masyarakat tulis, yang lahir setelah masyarkat itu mengenal tulisan, kemudian teknologi percetakan.Di samping sebagai sastra lisan, Sastra Betawi juga mengenal sastra tulisan yang dihasilkan oleh sejumlah penulis sejak abad ke-19 sampai hari. Di masa lalu kita mengenal para pengarang hikayat dari Pecenongan, Jakartata Pusat, yang bernama Sapirin bin Usman al-Fadil dan Muhammad Bakir yang aktif menulis naskah hikayat pada paruh kedua abad ke-19. Sementara Ahmad Beramka, putra Sapirin, baru menulis naskah di awal abad ke-20. Naskah karangan Sapirin bin Usman al-Fadil antara lain Hikayat Nahkoda Asyik dan salah satu karangan Muhammad Bakir yang terkenal adalah Hikayat Merpati Mas.

Sementara pengarang Betawi yang menulis cerita dalam sastra cetak di sekitar masa kemerdekaan adalah M. Balfas, kemudian ada S.M. Ardan dan Firman Muntaco. Mereka menulis cerita tentang masyarakat Betawi dan kehidupan sehari-hari dalam dua bahasa sekaligus, bahasa Indonesia dan Bahasa Betawi. Balfas menerbitkan kumpulan cerita Lingkaran-lingkaran Retak (1952), S.M. Ardan mengumpulkan ceritanya dalam Terang Bulan Terang di Kali (1955) dan novelet Nyai Dasima (1965), yang kemudian diterbitkan ulang oleh penerbit Masup Jakarta (2007), dan Firman Muntaco menerbitkan dua seri Gambang Jakarta. Di samping itu ada juga penulis yang bukan orang Betawi tetapi menulis cerita dengan dialek Betawi seperti Aman Datuk Madjoindo dengan cerita Si Dul Anak Betawi (1936).

Mereka menulis karya sastra yang bisa digolongan ke dalam khazanah sastra Indonesia modern dan bukan tidak mungkin mengambil inspirasi dari sastra lisan yang masih berkembang dan pernah mereka nikmati. Berikut ini adalah jenis-jenis sastra lisan Betawi yang dikenal:

Buleng

Seni sastra terbagi ke dalam dua: sastra lisan dan sastra tulisan. Sastra lisan berkembang dalam masyarakat lisan, yang meskipun hidup di dalam dunia yang sudah mengenal tulisan, bahkan percetakan, masih mempertahankan kelisanannya. Dongeng adalah salah satu sastra lisan yang hidup juga di dalam kehidupan masyarakat Betawi. Sebutan yang khas untuk sastra lisan seperti ini adalah "buleng". Buleng bisa berisi dongeng tentang kerajaan, raja atau kaum bangsawan lainnya, bisa juga berisi cerita dari kehidupan sehari-hari. Kadang-kadang kata "buleng" juga dikenakan bukan hanya untuk dongeng atau ceritanya, tetapi juga untuk sang juru cerita. Kata kerjanya "ngebuleng" artinya "bercerita." Dalam penyajiannya, buleng sering kali menggunakan kalimat-kalimat liris. Judul-judul lakon buleng antara lain Gagak Karancang, Telaga Warna, Dalem Bandung, Ciung Wanara, dan Raden Gondang. Dewasa ini para juru cerita buleng sudah berusia lanjut, bahkan meninggal dunia. Yang pernah berjaya antara lain Boin dari Ciracas, Ilam dari Curug, Uwen dari Kali Malang, dan Guneng dari Cijantung. Sastra lisan ini ini tergerus oleh aneka hiburan yang disiarkan secara elektronis melalui radio dan televisi.

Sahibul Hikayat

Sahibul hikayat (artinya: pemilik cerita) adalah jenis sastra lisan yang masih bertahan di kalangan masyarakat Betawi. Penyampai "sahibul hikayat" biasa disebut "tukang cerita" atau "juru cerita" atau "juru hikayat". Juru hikayat yang terkenal antara lain Haji Ja'far, Haji Ma'ruf dan Mohammad Zahid alias "Wak Jait". Saking terkenalnya ahli yang terakhir ini cara menyampaikan hikayat itu sendiri sering pula disebut dengan "ngejait". Pekerjaan sehari-hari Mohammad Zahid adalah tukang pangkas rambut di dekat pasar kambing Tanah Abang. Dalam menyampaikan ceritanya Mohammad Zaid selalu mengenakan kain pelekat, berbaju potongan sadariah dan berpeci hitam. Pekerjaan ini kemudian diteruskan oleh putranya, Ahmad Sofyan Zahid (meninggal 2007). Dari generasi yang lebih baru bisa disebut Ita Saputra dan Edi Oglek.

Cerita-ceritanya biasanya disampaikan dalam sahibul hikayat berasal dari khazanah sastra lisan Timur Tengah, seperti "Seribu Satu Malam." Juru hikayat biasanya bercerita sambil duduk bersila, ada yang sambil memangku bantal, ada yang sesekali memukul gendang kecil yang diletakkan di sampingnya untuk memberikan aksentuasi jalan cerita. Sampai zaman Mohammad Zahid yang meninggal pada 1963 dalam usia 63 tahun, jenis cerita yang dibawakan antara lain, Hasan Husain, Malakarma, Ahmad Muhammad, Sahrul Indra Laila Bangsawan. Sementara Ahmad Sofyan Zahid mengaku pernah pula menuliskan hikayat-hikayat ciptaannya sendiri dan digunakan untuk kepentingannya sendiri.

Rancag

Kata "rancag" (menurut lidah orang Betawi Pinggiran) atau rancak (menurut lidah orang Betawi Tengah atau Kota) sama artinya dengan pantun. Cerita yang dibawakan dengan dipantunkan disebut cerita rancagan, atau cukup disebut rancag atau rancak saja, berbentuk pantun berkait. Pantun secara keseluruhan melukiskan sebuah kisah yang untuh, seperti tentang Si Angkri Jago Pasar Ikan. Pantun dalam rancag disusun secara improvisasi dengan mengikuti alur cerita yang sudah tetap. Suatu cerita dapat dipanjangkan penghidangannya dengan berbagai tambahan, misalnya dengan lawakan yang seringkali menyimpang dari cerita (lanturan/digresi). Namun demikian semua ini tetap disenangi penonton. Rancag biasa diiringi dengan orkes gambang kromong, yang biasa disebut Gambang Rancag, sebagaimana diuraikan dalam lema "Gambang Rancag."

sumber : disparbuddki.info

Seni Music

Selasa, 08 November 2011

Seni musik adalah seni menata bunyi menjadi suatu harmoni yang indah di dengar.
Berdasarkan jenisnya, seni musik di kelompokkan menjadi tiga, yaitu musik klasik, musik tradisional, dan musik modern.

Musik Klasik
Musik klasik (mewakili semua priode) berasal dari eropa. berkembang secara Universal karena memiliki standar estetika. Jenis musik ini di dominasi oleh instrumen musik gesek dan tiup yang lebih menonjolkan ritme pada melodi dan harmoni, bukan pada beat.

Musik Tradisional
Musik tradisional adalah musik yang berkembang di area sekitar musik itu berasal.
Musik tradisional terbentuk dari budaya daerah setempat sehingga cenderung bersifat sederhana baik lagu maupun instrumennya.

Musik Modern
Musik modern adalah musik yang terbaru setelah zaman klasik, sampai masa sekarang ini. Konsepnya fleksibel/luwes dan instrumen musik yang di gunakan lebih beragam.
perhatikan fungsi dan peran musik di daerah tempat tinggalmu. bagai mana peran tiap musik yang ada ?

Seni Teater/Drama

Sabtu, 05 November 2011

Teater bisa diartikan dengan dua cara yaitu dalam arti sempit dan dalam arti luas.
Teeater dalam arti sempit adalah sebagai drama (kisah hidup dan kehiudpan manusia yang diceritakan di atas pentas, disaksikan orang banyak dan didasarkan pada naskah yang tertulis.
Dalam arti luas, teater adalah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak contohnya wayang orang, ketoprak, ludruk dan lain-lain.



ARTI DRAMA

  1. Drama berarti perbuatan, tindakan. Berasal dari bahasa Yunani “draomai” yang berarti berbuat, berlaku, bertindak dan sebagainya.
  2. Drama adalah hidup yang dilukiskan dengan gerak
  3. Konflik dari sifat manusia merupakan sumber pokok drama
Dalam bahasa Belanda, drama adalah toneel, yang kemudian oleh PKG Mangkunegara VII dibuat istilah Sandiwara.
ARTI TEATER

  1. Secara etimologis : Teater adalah gedung pertunjukan atau auditorium.
  2. Dalam arti luas : Teater ialah segala tontonan yang dipertunjukkan di depan orang banyak
  3. Dalam arti sempit : Teater adalah drama, kisah hidup dan kehidupan manusia yang diceritakan di atas pentas dengan media : Percakapan, gerak dan laku didasarkan pada naskah yang tertulis ditunjang oleh dekor, musik, nyanyian, tarian, dsb.
AKTING YANG BAIK

Akting tidak hanya berupa dialog saja, tetapi juga berupa gerak.
Dialog yang baik ialah dialog yang :
  1. terdengar (volume baik)
  2. jelas (artikulasi baik)
  3. dimengerti (lafal benar)
  4. menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah)
Gerak yang balk ialah gerak yang :
  1. terlihat (blocking baik)
  2. jelas (tidak raguragu, meyakinkan)
  3. dimengerti (sesuai dengan hukum gerak dalam kehidupan)
  4. menghayati (sesuai dengan tuntutan/jiwa peran yang ditentukan dalam naskah)
Penjelasan :
  • Volume suara yang baik ialah suara yang dapat terdengar sampai jauh
  • Artikulasi yang baik ialah pengucapan yang jelas. Setiap suku kata terucap dengan jelas dan terang meskipun diucapkan dengan cepat sekali. Jangan terjadi katakata yang diucapkan menjadi tumpang tindih.
  • Lafal yang benar pengucapan kata yang sesuai dengan hukum pengucapan bahasa yang dipakai . Misalnya berani yang berarti “tidak takut” harus diucapkan berani bukan berani.
  • Menghayati atau menjiwai berarti tekanan atau lagu ucapan harus dapat menimbulkan kesan yang sesuai dengan tuntutan peran dalam naskah
  • Blocking ialah penempatan pemain di panggung, diusahakan antara pemain yang satu dengan yang lainnya tidak saling menutupi sehingga penonton tidak dapat melihat pemain yang ditutupi.

Wisata Danau Poso

Anda pasti bertanya gambar di samping ini Danau atau Laut siii ? wess...Jangan heran gambar tersebut adalah sebuah danau yang ketiga terbesar yang ada di Indonesia. Danau ini di namai dengan Danau Poso.

Danau Poso terletak di Kota Tentena pada posisi strategis lintasan perjalanan Trans Sulawesi antara Toraja, Poso, Gorontalo dan Manado membuat Danau Poso selalu disinggahi wisatawan. Membentang dari utara ke selatan sepanjang 32 Km dan lebar 16 Km, dengan kedalaman sampai dengan 510 Meter, dan terletak pada ketinggian 657 meter diatas permukaan laut. Air di Danau Poso sangat jernih dengan hamparan pasir putih, terutama pada bulan Oktober sampai dengan April. Hidangan masakan belut besar dan ikan gurame sering menjadi menu sajian di restoran sekitar danau.

Danau Poso Merupakan obyek wisata primadona pariwisata Sulawesi Tengah dengan ditetapkannya daerah tujuan wisata (DTW) ke -22 memiliki keindahan alam sepeti pasir putih danau Poso, Air danau yang biru, serta pemandangan di sekitar danau yang indah untuk dinikmati oleh wisatawan.
 

Tiap Tahunnya danau Poso menyelenggarakan Festifal yang disebut dengan FDP (Festifal Danau Poso). Sama dengan keberadaan Danau Lindu yang tiap tahunnya mengadakan Festifal yang di sebut dengan FDL (Festifal Danau Lindu). Danau Poso merupakan pilihan yang tepat untuk anda yang hoby berwisata. I Like It





Wisata Taman Nasional Lore Lindu

Jumat, 04 November 2011

Taman Nasional Lore Lindu memiliki berbagai tipe ekosistem yaitu hutan pamah tropika, hutan pegunungan bawah, hutan pegunungan sampai hutan dengan komposisi jenis yang berbeda.

Tumbuhan yang dapat dijumpai di hutan pamah tropika dan pegunungan bawah antara lain Eucalyptus deglupta, Pterospermum celebicum, Cananga odorata, Gnetum gnemon, Castanopsis argentea, Agathis philippinensis, Philoclados hypophyllus, tumbuhan obat, dan rotan.

Hutan sub-alpin di taman nasional ini berada diatas ketinggian 2.000 meter dpl. Keadaan hutannya sering diselimuti kabut, dan sebagian besar pohonnya kerdil-kerdil yang ditumbuhi lumut.


Di dalam kawasan taman nasional terdapat berbagai ragam satwa yaitu 117 jenis mamalia, 88 jenis burung, 29 jenis reptilia, dan 19 jenis amfibia. Lebih dari 50 persen satwa yang terdapat di kawasan ini merupakan endemik Sulawesi diantaranya kera tonkean (Macaca tonkeana tonkeana), babi rusa (Babyrousa babyrussa celebensis), tangkasi (Tarsius diannae dan T. pumilus), kuskus (Ailurops ursinus furvus dan Strigocuscus celebensis callenfelsi), maleo (Macrocephalon maleo), katak Sulawesi (Bufo celebensis), musang Sulawesi (Macrogalidia musschenbroekii musschenbroekii), tikus Sulawesi (Rattus celebensis), kangkareng Sulawesi (Penelopides exarhatus), ular emas (Elaphe erythrura), dan ikan endemik yang berada di Danau Lindu (Xenopoecilus sarasinorum).
Disamping kekayaan dan keunikan sumberdaya alam hayati, taman nasional ini juga memiliki kumpulan batuan megalitik yang bagus dan merupakan salah satu monumen megalitik terbaik di Indonesia.

Taman Nasional Lore Lindu mendapat dukungan bantuan teknis internasional, dengan ditetapkannya sebagai Cagar Biosfir oleh UNESCO pada tahun 1977.

Wilayah yang sering disebut Dataran Lindu ini dikelilingi oleh punggung pegunungan sehingga sulit untuk dijangkau oleh kendaraan bermotor, memiliki empat desa yaitu desa Puroo, Desa Langko, desa Tomado dan desa Anca. Ke-empat desa ini terletak di tepi danau Lindu yang cukup terkenal keindahannya. Di wilayah yang berpenduduk dengan luas wilayah ini juga terkenal dengan laboratorium untuk pemeriksaan penyakit yang disebabkan oleh sejenis cacing schistosomiasis yang hanya bisa hidup melalui perantaraan sejenis keong endemik yang juga hanya hidup di beberapa tempat di dunia.
Daya tarik Hutan Wisata Danau Lindu adalah keindahan panorama pegunungan dan pemandangan danau, khususnya bagi wisatawan pejalan kaki dan pendaki gunung. Danau Lindu terkenal dengan melimpahnya ikan dan merupakan habitat bagi berbagai macam tumbuhan dan hewan yang kini mulai berkurang keanekaragamannya karena menurunnya populasi spesies serta hilangnya beberapa spesies seperti burung tokoku dan tanaman rano

Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) juga mempunyai air terjun bertingkat 3. Dari penelusuran saya dan teman-teman, hanya mendapatkan air terjun susunan yang pertama di karenakan medan yang sangat tidak memungkinkan.


wesss mantap !!!
Anda juga bisa melihat Taman Nasional Lore Lindu (TNLL) dari gunung Nokilalaki.
Lihat gambar di bawah ini, Keren bukan ?
Melihat danau lindu dari gunung Nokilalaki harus mempunyai waktu tertentu di karenakan oleh banyaknya kabut yang menutup pemandangan tersebut. waktu yang tepat untuk melihat yaitu pukul 7.00 s/d 12.00 WITA.

 Danau Lindu di lihat dari Gunung Nokilalaki.

mengenai Gunung Nokilalaki : Gunung ini terletak di desa Lemba Tongoa kecamatan Palolo. Gunung Nokilalaki memiliki ketinggian 2355 Mdpl dan memiliki 3 pos peristrahatan (selter) untuk para Pecinta Alam(PA) yang ingin melakukan pendakian gunung. jarak tempuh dari kaki gunung menuju selter 1 yaitu 1,5 KM,Selter 1 menuju selter 2 menempuh jarak 2,8 KM,selter 2 menujuh selter 3 menempuh jarak 2 KM dan selter 3 menujuh puncak menempuh jarak 1,2 KM. Untuk medannya lumayanlah, itung-itung melatih tubuh untuk jalan menggunakan kaki dan tangan. Kegiatan yang selalu di lakukan di gunung Nokilalaki yaitu Hari Kemerdekaan NKRI pada tanggal 17 Agustus 1945, dengan jenis kegiatan upacara penaikan bendera di puncak gunung  oleh para anak Pecinta Alam (PA) se Indonesia.

Puncak Gunung Nokilalaki.

Air terjun mini di selter 1 Gunung Nokilalaki.

Puncak Gunung Nokilalaki.

Bagi anda yang ingin melihat dan mengambil dokumentasi puncak gunung Nokilalaki langsung ajah datang ke KAB.SIGI di kota Palu (Sulawesi Tengah), Kami dari Sispala dan KPA siap mengantarkan anda menuju puncak gunung Nokilalaki !!!

Sumber by Taman Nasional Lore Lindu

Menikmati Indahnya Pantai Marantale di Pagi Hari

Kamis, 03 November 2011

Marantale, sebuah desa yang berada di pantai timur kota Palu. Marantale memiliki pantai yang sangat indah dengan panorama alam yang masi terlindungi,dan memiliki pasir putih yang bersih. Tak heran para turis banyak yang datang untuk menikmati keindahan pantainya.
Marantale adalah salah satu tempat wisata yang berada di Sulawesi Tengah. Marantale juga mempunyai tempat untuk anda yang hobi memanjat tebing dengan ketinggian tebing 50m dan memiliki fasilitas yang lengkap.

saya dan teman-teman menyempatkan diri untuk datang ke marantale. kami berencana untuk menginap di sana dan ingin melihat matahari terbit dari pinggir pantai marantale ....!!!
dan hasilnya sangat memuaskan, kami menikmati indahnya alam dengan tiupan angin pantai yang sejuk pada pagi hari. sungguh serasah tak ingin pulang lagi.
Marantale memikat hati kami semua dengan keindahannya !!




Bila anda ingin berwisata dengan nyaman dan puas jangan lewatkan untuk berkunjung di tempat wisata Marantale , IS THE BEST

Kota Besar Misterius Wentira (Palu)

Minggu, 30 Oktober 2011

Wentira, itulah namanya yang saat ini di kenal oleh warga di Sulawesi Tengah. Wentira bagi anda yang bukan warga SULTENG memang asing di dengar, di sini akan saya ceritakan untuk anda tentang kehidupan di alam wentira yang kalau di lihat dengan mata bisasa hanyalah sebuah tikungan tajam yang merupakan jembatan,tugu dan sebuah pondok peristrahatan di pinggir jalannya.Wentira terdapat di Kebun Kopi (lintas Trans-Sulawesi).

To wentira menurut orang Kaili (Suku asli di Sulteng) ada di sekitar kebun kopi ( Jl poros tawaeli – Toboli ) di jalan poros tersebut ada satu jembatan yang masih ada sampai sekarang. Konon katanya, masih buatan Belanda. Di sampingnya ada satu jembatan jembatan beton yang digunakan konon tahun 1980-an setiap kendaraan yg lewat wajib memberi kode lampu atau setidaknya klakson sebagai tanda permisi mau lewat.
Saya sudah beberapa kali melewati kawasan Kebun Kopi yang disebut-sebut dua teman terakhir ini. Kawasan ini dikenal cukup berat, menanjak dengan kemiringan tajam. Belum lagi sering terjadi longsor. Jembatan itu masih ada, dan bahkan sekarang ada sebuah tugu berwarna kuning bertuliskan NGAPA UWENTIRA. Ngapa dalam bahasa Kaili berarti Kampung,Negeri atau Kota. Uwentira berarti tidak kasat mata. Jadi NGAPA UWENTIA berarti Kota UWENTIRA.

Bagaimana ciri-ciri fisik warga Uwentira, apakah bedanya dengan manusia seperti kita? Nantikan kisah berikutnya.
Kisah Wentira : Kisah berikut agaknya sejalan dengan cerita yang saya dapatkan dari beberapa sumber di Palu maupun di luar Palu. Warga Wentira tidak punya garis pemisah diatas tengah bibir, seperti layaknya manusia normal.
Menurut keyakinan masyarakat setempat, yang disebut kawasan Wentira atau Uwentira adalah wilayah yang sekarang dikenal sebagai kawasan kebun kopi, di jalan Trans Sulawesi poros Sulawesi Selatan – Sulawesi Tengah. Di sekitar sana tidak ada pemukiman penduduk hanya pohon-pohon yang menjulang tinggi berwarna keputih-putihan ditandai dengan sebuah jembatan yang konon hanya orang yang mampu melihat hal-hal gaib-lah yang bisa melihat kalau ternyata jembatan itu juga merupakan pintu gerbang untuk masuk ke Kerajaan mistis Wentira.

All Kisah !!
Cerita ini  di angkat dari kisah nyata Azizah seorang wanita tomboi dan ibunya tinggal di Biromaru KAB.SIGI yang sedang bepergian meninggalkan kota Palu untuk berangkat ke kota Poso.
 Peristiwa ini terjadi 4 tahun lalu.

Pada saat itu mereka berangkat dari kota Palu menuju kota Poso pada jam 10 malam. Di tengah perjalanan ibu Azizah ngantuk berat dan tak bisa lagi untuk menahan rasa ngantuknya. Ibu Azizah berkata pada Azizah "Ijah ane mamala mengelo tampa maturumo ruru kita, naroyo gagamo mataku hi eva domo mamala kutaha" yang artinya "Ijah kalau bisa kita cari tempat tidur saja dulu, mama sudah gantuk sekali ini sudah tidak bisa mama tahan". dan kebetulan pada saat itu Azizah sudah merasakan ngantuknya menjawab iye ma "iya ma". Berselang 10 menit berjalan mengedarai motor mereka melihat sebuah Rumah Makan dan Tempat peristrahatan yang mewah di Kota yang begitu besar dan di diami oleh ribuan bahkan jutaan penduduk. kemewahannya mengalahkan kemewahan Rumah Makan dan Tempat peristrahatan yang perna di kunjunginya di kota Palu dan besar kota itu seperti besar kota yang ada di luar negeri seperti Paris, tutur Azizah dan Ibunya. Mereka berduapun heran dan bertanya-tanya dalam hati kota apakah ini ? dengan memberanikan diri mereka menuju ke tempat peristrahatan itu kerana tidak tahan lagi ingin tidur. ketika mereka melangkahkan kaki menuju tempat peristrahatan tersebut Azizah di sapa oleh seorang aki-aki yang duduk di bawah pohon yang sangat besar (Pohon Nunu) dangan memakai pakaian yang sangat kotor. "Anda dari mana  dan mau kemana nak?" tanya aki. "saya dan ibu dari Palu mau pergi ke Poso jenguk keluarga yang sakit !! " jawab Azizah. spontan aki itu memberikan iya nasihat, Hai anak mudah janganlah kau banyak-banyak meluangkan waktumu di Kota ini karena kota ini akan memintamu untuk tinggal di sini selamanya. Azizahpun terkejut dan bertanya kepada aki tersebut, ki apa nama kota besar ini ? aki menjawab nama kota ini dalah Kota UWENTIRA. setelah mendengar nama itu bulu kuduk Azizahpun merinding dan iya mulai menengokkan kepalanya di sisi demi sisi kota wentira tersebut. Setelah iya ingin bertanya lagi kepada aki itu di palingkannya kepalanya dan terkejut melihat aki sudah tidak ada entah tau kemana. Iyapun berlari kepada ibunya yang hendak baring di sofa empuk dan menarik ibunya untuk segera pergi dari tempat itu karena setelah mendengar nasihat aki tersebut iya paham bahwa kota ini bukan kota di alam nyata melainkan kotanya mahluk gaib. Ibunya terkejud dan bertanya Nakuya Ijah ? (Kenapa Ijah ?), ibunya bertanya berulang ulang kali tapi Azizah tdk menjawab 1 pun pertanyaan dari ibunya dan terus menarik ibunya untuk pergi dari tempat itu. Sebelum mereka meninggalkan Kota besar itu Azizah memberikan tanda denga merobek sehelai bajunya dan mengikatnya di sebuah pohon kecil yang berada di depan pintu masuk kota tersebut.

Stelah 2 hari di poso, merakapun pulang ke Palu.  saat mereka pulang dari Poso menuju Palu, di sepanjang perjalanan Azizah menengok kekiri dan kekanan. Ibunya bertanya "nakuya ijah ? dako pangane iko aga ngali hau ngali tumai kaupuna kita aga mapola ranjalu !!" artinya "ada apa Ijah ? dari tadi kau hanya tengok sana tengok sini terakhir kita hanya jatuh di jurang nnti !!".
tidak ma ada yang mau saya lihat di sekitaran jalan yang kita lewati ini jawab Azizah. tak lama kemudian Azizah pun melihat kain baju yang di ikatkannya di pohon kecil di pintu masuk kota besar tersebut 2 malam yang lalu. dan iya terkejut ternyata keindahan kota yang mereka lihat 2 malam yang lalu hanyalah sebuah jembatan dan sebuah pondok peristrahatan yang kecil beserta hutan dan jurang yang berada di sekelilingnya. Iyapun hanya diam dan tidak brcerita apapun sepanjang perjalanan pulang kepalu. Hingga kini Azizah tidak bisa melupakan kejadian yang di alaminya 4 tahu  yang lalu.

Sampai sekarang keanehan wentira tersebut masi di saksikan oleh bebrapa orang yang belum tahu cerita tentang WENTIRA dan masi banyak kesaksian tentang besarnya Kota WENTIRA.

You want to prove? Please visit the TomaNuru



Hasil Karya di Tanah Kaili

Sabtu, 29 Oktober 2011

Tentu gambar ini sedikit asing buat anda yang bukan Warga Sulawesi Tengah.Ini adalah hasil karya seni rupa rakyat Sulawesi Tengah. Dari 3 hasil karya seni rupa di bawah ini model yang paling unik adalah toru, karena modelnya seperti Piramid yang berada di Mesir.

Cara membuat ketiga benda yang ada di bawah ini adalah dengan menyulam. ini perlu ketelitian,keseriusan,keterampilannya yang tinggi dan kerapian yang baik agar mendapatkan hasil yang memuaskan.
Bahan-bahan yang di pakai untuk pembuatan karya seni ini yaitu Rotan dan Daun Sagu. Simpel bukan ?


Kegunaanya :

Toru, di gunakan sebagai pelindung kepala, jaman dulu manusia belum menggunakan topi seperti yang kita gunakan sekarang.para leluhur di tanah kaili menciptakan toru untuk melindungi kepalanya dari panas sinar matahari dan menjadikan toru sebagai kebutuhan sehari-hari. Toru bisa melindungi kepala dan bahu kita, hawa dingin yang diciptakannya di kepala membuat orang di Sulawesi Tengah banyak menggunakan toru.
Tapis Beras, di gunakan untuk membersihkan beras yang hendak di masak, modelnya sih ga jauh beda dengan tapis beras yang kita gunakan sekarang, Tapi jangan salah sangka,tapis beras yang satu ini memiliki nilai seni yang tinggi. di pasaran ajah total penjualannya lebih banyak dari pada tapis modern yang terbuat dari plastik.
Tonda, tonda ini ga jau beda kegunaanya dengan tas ransel yang biasa kita pakai bepergian, tonda ini di buat untuk meringankan anggota tubuh saat membawa sesuatu/barang. Tonda memiliki ciri khusus yaitu berbentuk Persegi.

Toru (Topi tokaili)    

 
Tapis Beras Tokaili

Tonda (Tempat penyimpanan barang Tokaili)


Kami dari Tanah tokaili sengat mengharapkan hasil karya seni rupa yang ada di daerah kami bisa di kenalkan pada warga masyarakat di daerah lain yang ada di Indonesia dan juga di luar negeri.

Thank you for visiting, you are the best of everything!